TAMTAMA, BINTARA ATAU PERWIRA?


Pangkat dalam militer merupakan suatu posisi yang sangat menentukan seorang prajurit dalam bersikap, berucap dan bertindak di lingkungan kerja maupun di kehidupan sehari-harinya.

Seorang Perwira sebagai posisi atasan harus mampu menempatkan diri sebagai prajurit yang tanggap, tanggon dan trengginas sekaligus menjadi contoh teladan bagi anak buahnya. Perwira sebagai manager yang harus mampu menciptakan kondisi yang kondusif,  sehingga anak buah (bintara,tamtama) dapat menunjukan kinerja yang baik. Pemikiran-pemikiran yang mantap dan kreatif menjadi salah satu ciri perwira yang mumpuni dalam mengarahkan, membina dan mendukung kinerja anak buah.

Bintara sebagai posisi di tengah-tengah mempunyai tugas yang tak kalah beratnya dengan perwira bahkan bintara dinilai sebagai motor sekaligus mesin yang senantiasa harus hidup untuk melancarkan  jalur komando dari atas. Segala pemikiran perwira akan diteruskan kepada bintara menjadi tindakan nyata dalam mewujudkan suatu misi atau pekerjaan tertentu. Bintara juga  harus mempunyai suatu keahlian yang khusus yang akan merealisasikan segala perintah menjadi sebuah tindakan nyata.

Tamtama merupakan pangkat terendah dalam struktur organisasi TNI. Posisi ini menuntut seorang tamtama menjadi prajurit yang paling siap untuk melaksanakan perintah atasannya. Loyalitas tinggi dan profesionalisme menjadikan tamtama sebagai pelaksana yang pantang menyerah.

0 comments:

Post a Comment

Terima Kasih Ps Frens komentarmu sangat berarti bagi kemajuan dan keselamatan Penerbangan Indonesia."shArE aND think IT diFFerent"

Note: Only a member of this blog may post a comment.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More